Selasa, 09 Mei 2017

Puisi Anak dan Tips Menulis Untuk Anak




Dear Sob, bagaimana kabar hari ini? semoga sehat ya, amin.

Setuju sekali bukan apabila anak kecil punya daya ingat yang sangat luar biasa? Kalau kita cermati dan mengamati, beberapa hal sepele, menjengkelkan, menggembirakan, menyakitkan adalah beberapa momen yang (biasanya) tersimpan rapi dalam ingatan anak-anak. Ini juga yang terjadi pada si kecil jagoanku.


Seminggu kemarin full acaranya nunggu si kecil (7 tahun) yang agak kurang enak badan. Saat masa pemulihan, beberapa buku tamat aku ceritakan ke si kecil. Dan akupun bisa rampung membaca 2 buku Tere Liye dan 1 buku Gajah Mada yang semoga bisa juga kutulis resensinya nanti, ya, Sob (sebelum lupa-lupa ingat ceritanya).
 
Na, ingat baca blog Kang Ale alias Ali Muakhir, penulis cerita anak yang terkenal itu. Aku ingin mempaktekkannya ke si kecil. Memangnya mempraktekkan apa sih?

Hehehe, simpel kok Sob, aku hanya meminta si kecil menuliskan apa yang dialaminya seminggu yang lalu (saat sakit). Awalnya bingung juga si kecil. Selama ini beberapa PR dari bu gurunya memang membuat kalimat. Biasanya kuarahkan untuk menjadi sebuah cerita singkat.

Namun si anak sepertinya lebih suka menulis apa yang dilihatnya saat itu juga. Misalkan saja, Ayah sedang makan sate, kakak sedang menonton TV, kakek setiap sore mengaji. Dan tara, kalau di cek di buku PR nya ada kalimat yang selalu ditulisnya, yaitu kakak sedang nonton TV, wkwkwk.

Yah, saat kuperlihatkan pada si kakak, sih hanya manyun. Si kakak nggak bisa mengelak. Karena ia tahu sekali si adik menulis apa adanya, sesuai kejujuran hatinya. Seperti yang dilihat, diamati lalu dituliskannya :D

Setelah rayuan maut beberapa saat yang nggak jelas juntrungnya, ini dia hasil karya si kecil:

Saat di Rumah sakit
Kemarin aku di rumah sakit
Di rumah sakit aku diinfus
Karena aku jajan sembarangan
Lalu aku tidak masuk sekolah sampai 4 hari
Saat hari Jumat aku sudah pulang

Tempat Tidur
Tempat tidur untuk kita tidur
Tempat tidur membuat kita nyenyak tidur
Tempat tidurku berwarna hijau
Tempat tidur punya teman bernama guling dan bantal

Polos banget, jujur banget, dan apa adanya. Itulah anak-anak, mereka menulis apa yang dilihat dan dimatinya. Dan ternyata tak sesulit yang kubayangkan.

Mungkin ini beberapa tips agar anak kecil tak bingung saat menulis:
1.     Mau menulis tentang apa? lihatlah di sekeliling, bisa lemari, kursi, kakek, atau daun yang terkena angin.
2.    Andai sudah menentukan apa yang akan ditulisnya, misalkan tentang lemari. Bisa dilanjutkan dengan lagi dengan sedikit pancingan. Apa warnanya? Gunanya? Dibuat dari apa, sih?
3.    Biarkan anak berimprovisasi, menulis semau dia.
4.    Kalau sudah selesai 5 kalimat. Bisa stop atau lanjut. Anak yang suka nulis pasti akan bisa lebih dari itu. Si kecil kemarin bisa nulis 3 puisi sekaligus. Dengan pancingan-pancingan pertanyaan sederhana.
5.    Apapun hasilnya, kita kasih semangat.
6.    Berikan kritik dan saran secukupnya.
7.    Mulailah rutin menulis, supaya anak lebih bisa merangkai kalimat sesuai apa yang diinginkannya.

Yuk, dukung dan ajak anak sedini mungkin menggoreskan penanya untuk sebuah momen penting dalam tumbuh kembangnya. Dan sempatkanlah memajang hasil karyanya di meja belajar, di ruang TV atau di tempat-tempat yang membuat mereka bangga dengan hasil karyanya.

Salam seimut cimut :D

Baca juga

20 komentar:

  1. Saya sering sekali mendapat "surprise" ketika membaca karya anak-anak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener Mas, ini anakku susah2 juga anaknya hehe. Gatau kok mau saat kuminta menuliskannya

      Hapus
  2. senangnya si adek sudah bisa nulis puisi.

    BalasHapus
  3. Bagus mbak yg puisi tempat tidur seakan2 udah ada iramanya gitu

    BalasHapus
  4. Metode yg sama.yg kuterapkan sm sulungku mbak
    Dia sering dpt tugas membuat cerita. Kdg idenya bingung tp.stlah dipancing, bnyak yg keluar. Skrg udh seneng nulis surat buatku. Buat ayahnya. Buat temennya
    Hihi. Lucu banget isinya. Kdg bikin haru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren si shafa Mbak. Moga shafa besok jadi penulis juga kayak ibunya ya :)

      Hapus
  5. Puisinya masih polos imut-imut mba eheehe.. tapi kalau digali potensinya pasti bisa nulis baik juga

    BalasHapus
  6. Berlatih sedari kecil membuat kemampuan mereka jadi hebat nantinya :) salut untuk ibunya...

    BalasHapus
  7. sarannya saya bookmark mbak
    anak2 masih belum begitu baik menulis puisi, bisa dicoba

    BalasHapus
  8. idenya bagus mba next klo Neyna gede jg aku masu suruh buat kek gini menulis semua aktifitasnya dibuku khusus yang aku kasih smg bisa nti jd penulis kondang πŸ˜‚πŸ™πŸ»

    BalasHapus
  9. ini seperti saat saya belajar nulis, mulai dari kejadian yang saya alami supaya gampang ceritanya

    BalasHapus
  10. Wah sepertinya bakat bunda menurun ke putra ya mbak Wid. Pasti senang ya mbak melihat anak kita bisa berkarya meskipun masih sederhana, kalau dipupuk dan diarahkan pasti akan berhasil kelak, aamiin..

    Kalau anak saya sepertinya nggak bakat nulis mbak, saya pernah beberapa kali mengarahkan untuk menulis, apa aja, tapi responnya kurang menyenangkan. Katanya sih dia nulis tapi rahasia dan nggak boleh dibaca, hehe..

    BalasHapus
  11. wooow,,, saya sampai senyum2 liat hasilnya,,,bagus loh,,,dan kreatif...jadi kangen SD pas sering-seringnya nulis diary

    BalasHapus
  12. hehe bagus loh puisinya, tipsnya cukup menginspirasi akan aku coba untuk gadis kecilku

    BalasHapus
  13. Anak2 kalau bikin cerita, memang apa adanya ya. Kayak murid saya disuruh bikin cerita ttg ibu. Dia tulis kalau dia sayang ibunya, karena sering ngajak makan di Richeese, haha...

    BalasHapus
  14. Aku juga kepngen ngajari anakku nantinya bisa menulis bun :-D
    biar kayak emaknya, ngasilin duit dari nulis hehehehe

    BalasHapus
  15. jadi ingat, anak saya juga pernah menceritakan lewat tulisan kegiatannya saat liburan. Lucu juga ya, membaca tulisan anak2, apalagi anak kita sendiri :)

    BalasHapus
  16. Menulis memang harus dibiasakan ya mbak. Kalau sedari dini gini, dia bakal terbiasa dan gak galau saat ada tugas bercerita atau mengarang indah. Saya sampai usia segini juga masih belajar, dari buku2 kepenulisan dan baca2 tips di priceza.co.id biar mahir nulis tips and trick gitu

    BalasHapus