Rabu, 11 Januari 2017

Ulang Tahun Penulis Ambarawa ke 4, Kenangan Lama dan Harapan Baru



Ulang Tahun Penulis Ambarawa ke 4,
Kenangan Lama dan Harapan Baru

Hai Sob. Yang namanya ngumpul sama teman komunitas itu sesuatu. Yang ada di hatimu sesuatu, yang ada di benakmu sesuatu #iniSyahrinipunya :D

Penulis Ambarawa berumur 4 tahun tanggal 4 Januari 2017 kemarin. Penarawa, begitu kami menyingkatnya, ngadain acara tumpengan hari Ahad, 8 Januari 2017. Walau tubuh nggak fit karena flu berat, alhamdulillah, aku bisa datang ke pendopo Kecamatan Ambarawa.

           Dan ternyata, aku saltum alias salah kostum. Huwa… harusnya kaos merah, ekanpa yang kupake biru? Huhuhu. Gegara rempong ngurap ma bikin bacem nih #alesan :D. Tapi ups, kalau nggak jadi nomor satu, jadilah pembeda. Setuju kan, Sob?

Nggak ada acara resmi-resmian di ultah Penarawa kali ini. Tumpengan diadakan atas koordinir Bu Yanti dan Bu Maria. Karena harus nyiapin tumpeng, iris semangka, juga ngobrol yang sangat heboh dan nggak ada habisnya, acara yang harusnya jam 09.30 WIB, jadi molor deh saat tengah hari.

Yowes nggak papalah yaw, namanya juga ketemu temen-temen, yang bikin asyik kan ngobrol ngalor ngidulnya, hihihi. 

Bu Yanti, Bu Maria, Mas Agus dan Pak Joko lagi action :D

 Mas Agus Surawan, sebagai ketua Penarawa memulai prakata awal dengan mengulas cikal bakal Penarawa. Biasalah dia pasti nggak lupa cerita kopdar yang tadinya datang 5 orang, terus 6 orang, lalu nambah dan nambah lagi. Aku sampai hapal ceritanya :D

Di banner ultah ke 4 ini. Di bagian bawah terdapat beberapa foto tentang aktifitas Penarawa. Acara di Eling Bening, workshop kepenulisan yang menghadirkan beberapa penulis keren, Mahakarya Ambarawa di Bumi Palagan, serta beberapa acara dengan komunitas lain. Kalimat demi kalimat Bu Maria Utami mengingatkanku mengenang Penarawa beberapa tahun yang lalu.

Foto-foto kegiatan Penarawa ada di banner bagian bawah, atas adalah warna pelangi

 Karya buku Penarawa berupa buku 3 antologi, puisi, dan cerpen. Hem.. dua diantarana aku dan anakku ikut jadi kontributornya lho.

Kami yang hadirpun diminta bersuara. Mengenang Penarawa di masa lalu. Kata Bu Yanti, pingin grup FB lebih pada aktif lagi. Semoga ya Bu, jangan hanya postingan blogku doang hehehe. Kalau Mas Harry sih doain buat Penarwa yang baik-baik, amin amin. 

Yang laki-laki sedang serius. Ngrembug opo to yo?
 
Pak Joko juga berharap Penarawa terus maju pantang mundur. Mas Daniel berharap Penarawa terus hidup, walau badai datang menghadang, karena kalau induknya  mati, gimana dengan anaknya (yang dimaksud teater Ambarwa 100 wajah). Hihihi, Mas Danil bicarapun serasa main teater loh.

Pak Joko baca puisi


Bu Sarwo Endah, puisinya yahuddd!


          Sedangkan Elvira tak memungkiri di Penarawalah dia bisa belajar sekaligus sekolah yang nggak formal. Karena dia bisa menuangkan ide gagasan baru dengan menulis. Apa aja banyak sih ya, tentuna yang baik-baiklah buat Penarwa. Karena aku jeda sholat dhuhur dulu, jadi nggak menyimak secara keseluruhan.

Kalau buatku sendiri sih Penarawa itu tempatku me time. Di penarawa aku bisa berbagi keluh kesah, menuangkan nggak hanya sekedar gagasan, tapi juga bersilaturahmi sama teman-teman dari beragam kalangan. Secara yang dari Sumowono aku doang, hiksss.

Selain Mas Daniel, dari teater Ambarawa 100 Wajah hadir Mbak Winda, yang baru ketemu pertama kali. Juga Elvira, yang jago nulis juga jago teater. Yuhuiii, hasekk banget nambah teman nambah kenalan. 

Elvira dan Mbak Winda, dari Teater Ambarawa 1000 Wajah

 Tak lupa Arnold, Bu Sarwo dan Pak Joko membacakan masing-masing sebuah puisi. Gimana gitu dengar mereka baca puisi, merasuk banget, Sob. Acara lanjut makan-makan dan foto-foto, hehehe. Tumpeng bersayur urap sama lauk tahu tempe sama telur ini ramai kita makan bareng-bareng.

Mbak Winda, Mahmud dan Elvira action :)
Elvira baca puisi dong!

Stand up comedy si Mahmud bikin ngakak kejer guling-guling hihihi
 
Mendekati sore, Mbak Winda, Elvira dan Mas Mahmud mempersembahkan sesuatu buat Penarawa. Mbak Winda dengan alunan gitar dan suaranya yang sungguh merdu mendayu, pembacaan puisi Elvira dari buku Ambarwa 1000 Wajah dan yang bikin ngakak kejer uling-guling, stand up comedi Mas Mahmud Arisman tentang lagu Dora Emon yang dinyanyikan ala jawa. Huwa hahaha.. kami tertawa nggak ada habisnya. Ada aja yah..

Sepertinya, aku jadi tertarik sama stand up comedy.

 
Narsis doloooo



Ke depan, Penarawa penuh ide dan  gagasan baru. Ada beberapa target acara yang sudah jadi agenda. Semoga lancer dan semua berjalan lebih baik lagi dari sebelumnya. Semoga, ya, Sob. Amin.

Selamat Ulang Tahun yang ke 4 Penulis Ambarawa
Makin bertumbuh dan teruslah membumi


34 komentar:

  1. aamiin , aamin yaa robbalallamin.
    semoga semakin eksis ditahun ini, dan bisa menggandeng angkatan muda untuk menjadi penerus nya mbak .

    BalasHapus
  2. Selamat ulang tahun semoga semakin banyak karya yaah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, amin, yup mbak, harus terus berkarya

      Hapus
  3. Pasti seru banget ngumpul dengan komunitas penulis! Bisa saling berbagi cerita dan pengalaman. Coba kalau acaranya di jakarta pasti datang buat nyicip jajanan ringannya 😂

    BalasHapus
  4. Selamat ulang tahun semoga ke depannya semakin maju komunitasnya. Amin.

    BalasHapus
  5. Waaah.. cerita yang sangat menarik, Mbak.. :)
    #senyum_terbahak2
    #takjub

    BalasHapus
  6. Asik ya kalau punya komunitas menulis seperti itu, bisa sharing ilmu dan pengalaman bersama.

    BalasHapus
  7. Hwaa mesti aku ketinggalan momen. Hiks
    Sambil ninabobok si baby yg br umur 2 hari, pikiran melanglang buana smpai pendopo ambarawa.
    Sukses selalu penarawa
    Di.sana kita tumbuh dan mekar bersama
    Salam sastra!!

    BalasHapus
  8. Wow, ada komunitas seperti itu pastinya membanggakan. Suka sekali sama postingan ini :)... Selamat ulang tahun buat Penerawa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak Girindra, sukses juga buatmu :)

      Hapus
  9. wiih... keren banget... sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuhuuu.. makasih Mas Arif :)
      Sukses juga buatmu :)

      Hapus
  10. Dari dulu pengen banget juga ikut perkumpulan komunitas gitu... tapi lagi sepi agendanya sekarang ini... gabung udah... giliran kumpul belom pernah heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang harus meluangkan waktu Mas. Kalo bisa pilih komunitas yg deket2 rumah, jadi hemat transport dan bisa kopdar. yg jauh online aja

      Hapus
  11. Di sini aku belajar banyak hal, merangkai abjad, menguntai kata.

    BalasHapus
  12. Selamat ulang tahun ya Penarawa semoga makin banyak prestasi dan jadi rumah adem untuk para anggotanya aamiin..

    BalasHapus
  13. Wuih... keren. Selamat ulang tahun, Penulis Ambarawa. Semoga semakin produktif dan menginspirasi. :)

    BalasHapus
  14. Selamat ulang tahun, Penulis Ambarawa. Semoga karya2nya makin sukses :)

    BalasHapus
  15. Happy Milad yang ke4 tahun.
    Semoga makin menginspirasi dan menebarkan karya kebaikan. Aamiin.

    BalasHapus
  16. semoga makin maju dan berkembang bersama komunitasnya Mba ^_^

    BalasHapus
  17. komunitas penulis blog ya .. pengen juga punya komunitas blog di jepara, tapi kayanya susah bgt cari komunitas blog di jepara

    oiya hbd ya buat komunitasnya ..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAkasih MAs :)

      Bukan blogger mas, penulis umum hehehe

      Hapus