Jumat, 12 Januari 2018

Melukis dengan Kopi Lelet



Melukis dengan Kopi Lelet

Dear Sob, penggemar seni lukis terbiasa dengan media kanvas dan kertas. Termasuk aku yang paling asik melukis dengan media kertas. Bisa kertas gambar, buku tulis, atau notes kecil. Alat bisa berupa spidol, pensil warna, krayon ataupun cat air. Bahkan aku paling suka bikin sketsa atau arsir gambar hanya dengan pensil ^pinjem krucils.

Waktu kecil, karena suka banget gambar menggambar ini, semua buku pelajaranku penuh dengan coretan. Entah berupa tulisan yang kugaya-gaya, atau sekedar bikin bunga dengan cabang-cabang yang melambai-lambai. Kadang, diantara puisi lugu yang kubuat, disampingnya aku kasih coretan abstrak ala Affandi ^tsahhh… 



Waktu SMA, karena saban hari melewati Museum Affandi dengan kanvas sebagai medianya, aku jadi penasaran dengan si kanvas ini. Ternyata lumayan amburadul hasilnya, karena nggak terbiasa. Melukis di kertas lalu pindah ke kanvas juga ada kaku-kakunya loh. Musti menyesuaikan diri lagi. Begitu yang kualami, nggak mudah tapi juga nggak sulit. Butuh ketekunan saja.

Selain melukis di kertas dan kanvas, sekarang marak banget yang namanya mural dan graffiti. Hampir mirip memang, namun konsepnya tentu saja sangatlah berbeda. Mural maupun graffiti ini bisa kita temui di dinding-dinding sepanjang jalan, di bawah jembatan, bahkan di tembok yang kosong. Kreatifitas anak muda yang patut diacungi jempol.

Di jalanan, kita mengenal street art. Seni jalanan yang super keren ini semakin ngehits dengan adanya lukisan 3 dimensi. Yang seolah-olah tampak nyata. Jadi spot foto yang kerennya maksimal. Tapi masih jarang ditemui di sini, ya.

Tapi, aku nemu yang unik nih dengan media lukis yang lain daripada yang lain. Media yang dipakai rokok. Bahan yang digunakan melukis juga yang nggak biasa. Bukan krayon, cat air, pensil warna atau cat minyak. Namun memakai kopi lelet. Kopi bikinan sendiri yang lebih halus dan warna hitamnya mantap.

Meski nggak suka kopi, beberapa sahabat tercinta adalah penggemar kopi sejati. Di Juwana, Kab. Pati, Jawa Tengah diantara para penggemar kopi ini ternyata pandai juga melukis. Sambil ngopi mereka melukis rokok dengan kopi lelet. Karena sangat penasaran, aku belajar melukis dengan kopi lelet ini. Mau tahu caranya?

1.    Sediakan kopi lelet yang siap minum.
2.    Tuangkan sedikit kopi ke lepek atau wadah lain.
3.    Biarkan sekitar 5 menit.
4.    Ambil cairannya menggunakan tisu. Angkat tisunya. Kopi lelet jadi kesat.

Kopi lelet yang sudah kesat dicampur dengan susu kental manis warna putih
5.    Ambil susu kental manis warna putih. Tambahkan sedikit susu ke kopi yang sudah kesat tadi. Aduk hingga merata.
6.    Siapkan batang kecil, dibentuk lancip (bisa korek yang dilancipkan ujungnya, atau tusuk gigi).
7.    Ambil sebatang rokok.
8.    Mulailah melukis dengan menggunakan batang lancip tersebut. Ambil sedikit demi sedikit ke adonan kopi dan susu untuk bahan lukisnya.
9.    Perlahan-lahan saja melukisnya. Karena medianya super kecil.
10. Yang belum terbiasa, musti berlatih dulu beberapa kali.
11. Lukis saja semaunya, dengan konsep terserah kita. 

Foto by: Anton

12. Tunggu beberapa saat, sampai kopi lelet kering. Jadi deh.


Nggak sulit bukan? Tapi buatku sendiri butuh beberapa kali latihan untuk hasil yang maksimal. Ternyata kopi bisa dipakai buat melukis ya, hasilnya juga keren. Ada yang pingin mencobanya juga?

16 komentar:

  1. jaman kuliah, sering nongkrong sama kawan-kawan di warung kopi lelet. Tapi hasil "lukisan"ku nggak pernah bagus, hehe.

    ya sudah, blok saja seluruh permukaan rokok, lalu hisap. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, btw itulah alternatif terakhir saat gagal total ngelukisnya. Timbang patah, ya udah di blok sekalian yo Mas, ahihihihihi

      Hapus
  2. itu dimakan atau cuma hiasan mbak ?:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagi yang suka, kalo dah kering (nggakpun nggak apa2) dihisap Mas Fajar

      Hapus
    2. haa, bisa dihisap coklatnya mbak

      Hapus
  3. Wah canggih banget mba. Campuran kopi dan susu bisa untuk melukis. Nanti tinggal cari alternatif media pengganti rokok ya, haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Nita.. itulah yang sedang kupikirin juga hihihihi

      Hapus
  4. kalau mural yes ngetrend di kotaku hampir sepanjang jalan ada
    kalau lukis di rokok blm pernah lihat aku eh keren dan unik juga ya
    moga nular nih di kotaku buat pengalihan yang hobi menghisap rokok hehe

    BalasHapus
  5. Belum pernah denger nih buat ngelukis di rokok. Kedengarannya nggak gampang hehe

    BalasHapus
  6. Wah... baru tau kalo ada media lukis dari sebatang rokok dan kopi. Keren...

    BalasHapus
  7. Kopi lelet, kopinya sering lelet dateng? :D heheh becanda..
    wih bagus!! Kreatif... sabar amat yak gambar di media sekecil itu :D

    BalasHapus
  8. weh.. kok bisa kece kayak gtu ya....
    kreatif sih..^^

    BalasHapus
  9. Penasaran pengen coba dan pegang hasil lukisannya..
    Kalau pake cat air pernah, tapi kalau pake kopi belum pernah, dan malah baru tahu ini..hehe

    BalasHapus