Rabu, 28 November 2018

Wisata Candi Gedong Songo, Desa Candi, Jawa Tengah, Penuh Kisah dan Sejarah


Wisata Candi Gedong Songo, Desa Candi, Jawa Tengah,
Penuh Kisah dan Sejarah

Hai Sob, assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…

Kapan terakhir Sobat piknik? Mengunjungi wisata ataupun tempat yang menarik untuk selpih, eh untuk sekedar melepas penat dan lelah. Salah satu wisata yang nggak pernah ada bosannya untuk didatangi adalah Wisata Candi Gedong Songo. Terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Selasa, 27 Novemper 2018, aku berkesempatan ikut Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Jawa Tengah untuk touring. Bertajuk One Day Tour Bersama Blogger Milenial mengunjungi beberapa tempat wisata di sekitar Kabupaten Semarang.

Perjalanan dimulai dari Kantor Dinas Pariwisata Ungaran. Tapi, karena rumahku, Sumowono lebih dekat ke Candi Gedong Songo, akhirnya aku nunggu di SPBU Bandungan. Kebanyakan orang menyebutnya Pom Bensin Candi Gedong Songo. 

Dok. pribadi
 

Jam 08.00 WIB aku sudah siap di sana bersama salah satu blogger, Mbak Hany. Menunggu armada dari Ungaran yang membawa rombongan blogger lainnya. Dan, nggak begitu lama menunggu akhirnya datang juga. Yeay, petualangan dimulai.

Rute menuju Candi Gedong Songo
Untuk Sampai ke area wisata dari Ambarawa menuju daerah Bandungan. Masih naik ke atas lagi. Sekitar 10 km. Nah, dari jalan raya menuju candi, sekitar 3 km. Jalannya lumayan nanjak dengan tikungan ngeri-ngeri sedap. Biar nggak pusing hari gini pakai saja Google Map.

Bagi yang naik kendaraan umum, dari Ambarawa naik saja prona/angkutan umum jurusan Sumowono. Turun di Palbapang, atau SPBU Bandungan. Kemudian naik ojek menuju candi.

Sekilas sejarah Candi Gedong Songo

Candi Gedong 1 tampak atas (Foto by Hany Panjaitan)

Merupakan Candi peninggalan budaya Hindu yang terletak di belakang rumahku ini ^ciyeh… memang menyuguhkan suasana yang beda dan lain daripada yang lain. 

 
Dok. pribadi
Terletak di Lereng Gunung Ungaran, Dengan pemandangan yang epik, eksotis dan unik. Di ketinggian 1.200 dpl, ya jelaslah kalau hawanya dingin. Sejarahnya candi dibangun pada jaman Mataram kuno, oleh Raja Putera Sanjaya.

Tiket Masuk
Adapun sebelum masuk area wisata musti beli tiket dulu dong. Tiket masuk sangat terjangkau. Yaitu Rp. 8.000,- untuk umum. Khusus wisatawan mancanegara dengan harga tiket Rp. 75.000,-.

Sudah lumayan lama aku nggak ke candi, jadi agak tertakjub-takjub melihatnya kembali. Meskipun sudah puluhan kali naik sampai puncak, tapi belum tentu setiap tahun main ke sini lho.

Jalan menuju candi (Dok.. pribadi)
Ternyata sudah banyak yang berubah. Tempatnya sudah banyak diperbaharui dengan jalanan yang makin memudahkan para pengunjung. Di area lereng gunung tentulah jalannya nanjak terus, berkelok dengan pemandangan nan syahdu.

Ada taman untuk bermain anak-anak dan penyewaan kuda
Memasuki area wisata yang tampak pertama kali adalah area bermain yang luas dengan beragam mainan. Ada pula penyewaan kuda untuk sampai ke puncak candi 9.

Candi yang kudatangi bersama teman-teman blogger adalah candi gedong 1. Meskipun tidak utuh lagi, pemandangannya bikin enggan berpaling. Keren Bo! Bau pinus nan membumi. I like it! Ini selalu mengingatkanku akan sesuatu…

Dok. pribadi
 
Kehilangan tak akan pernah tergantikan, tapi nemu sahabat-sahabat baru yang rame habis gini rejeki luar biyasah banget…

Ada pemandian air panas dan patung Hanoman

Parkirnya juga murah lho (Dok. pribadi)

Sebetulnya ada pemandian air panas juga. Air panas langsung dari gunung ini diyakini bisa menyembuhkan beragam penyakit kulit. Dan baunya khas pegunungan, bau belerang. Segar menyengat alami banget. Namun waktu yang sempit nggak memungkinkan kami menuju ke sana. Dan ada pula patung Hanoman. Kera putih legendaris dengan segala kisah di dalamnya.

Memunculkan ribuan imajinasi liar tanpa batas

By Ig wahyuwidya22

Eh, tahukah Sobat, Candi Gedong Songo ini banyak menginspirasiku dalam menulis cerita. Baik cerita anak, artikel maupun cerpen dewasa. Hayo siapa yang bukunya menggunakan setting Candi Gedong Songo?

Lagi pada ngapain tuh? (Dok. pribadi)
 
Candi Gedong Songo ini terdiri dari 9 candi. Namun ada beberapa yang tinggal reruntuhannya saja. Wisata yang juga merupakan sejarah ini akan membuat kita teringat masa lalu lho. 

Perjalanan masih jauh hihihi (Dok. pribadi)

Suasaananya syahdiyu banget. Dengan pemandangan yang nggak kalah kerennya. Kabut muncul dengan syahdunya saat kita sampai ke sana Sob, dingin menyeruak hebat. Dan gerimis muncul tipis-tipis.

Antara kabut, gerimis dan hujan
Dan datangnya kabut selalu memberi nuansa lain. Nuansa kemesraan yang nggak pernah ada habisnya untuk diungkapkan, tsahh… Kabut, gerimis, hujan. Tiga hal yang akan saling susul menyusul.

Ah, ada yang mau menyusulku? Xixixi, dilarang baper gaes…

Waktunya turun. Meskipun hanyalah sekejap mata, Candi Gedong Songo nggak pernah membosankan untuk didatangi lagi dan lagi. Buktinya aku puluhan kali ke sana nggak ada bosannya. Karena ada hati yang tertinggal di sana. Ciyeh… karena suasana dan pemandangannya memang layak untuk dinikmati, Sob.

Bersama Bloger Milenial (Dok. pribadi)

 Sebuah kisah, perjalanan dan alam selalu memberi ruang imajinasi terdahsyat untuk sebuah mimpi dan harapan.

Ups, masih ada yang lain lho dalam perjalanan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Jawa Tengah di One Day Tour Bersama Blogger Milenial ini. Tunggu postingan berikutnya, ya.

Dan, kami cuzz menuju Banyubiru…

Baca juga:

34 komentar:

  1. Suka hawane kalao kesana mbak tapi kesel mendakinya. Apalagi sambil gendong bocil wkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, sampai candi satu atau area mainan wae nek ngono mbak :)

      Hapus
  2. Yang aku belum pernah tuh ke pemandian air panasnya. Zaman dulu kuat jalan kaki muter semua candi, kalau sekarang ngeliat kuda jadi tergoda nebeng aja. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, keren lho. Kalau naik kuda kakiku kayaknya sudah gemelutuk deh, takut hihih. Pilih jalan kaki.

      Hapus
  3. Mbakk...Dirga kalau nyebut Gedung songo itu gunung putri, karen pas naik kuda, nama kudanya putri.
    Sampai sekarang kalau ke ngajak ke gedung songo, bilangnya ayo nda ke gunung putri hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti jleb banget kenangannya masuk di hati ya Bund :)

      Hapus
  4. Mbak icip2 pemandian air panasnya nggak? Kok aku penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren Mbak, kalau ke sana lagi harus sampai pemandian air panasnya. Ngangenin...

      Hapus
  5. Ngeriii mba Wahyu udah post duluan ik.
    Aku tuh ya ketemu kamu kok terlihat masih kecil Mba, wkwkwk aslinya di foto kok agak gemukan deuh. Awet muda ternyata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa? Haha.. terlihat 17 tahun gitu ya Nyi? Waduh, helm ku sesak :)

      Hapus
    2. Beda sama difoto yo kamu ki Mba ahahahaa

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  7. Waah terakhir kesana 2013 coba...sama suamik jaman masih berdua belum ada buntut, jadi kangen kesana lagi biar bisa hidup udara bersih dan lihat pemandangan bagus :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dialokasikan waktunya Mbak, nggak nyesel memang keren habis

      Hapus
  8. Enak ya mbak, halaman belakang rumahnya Candi Gedong Songo. Pemandangannya apik gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup Mbak, rumahku memang lereng Gunung Ungaran. Belakang gitu serasa langsung gunubng deh...

      Hapus
  9. Eh baru tau ada pemandian air panas jg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada Mbak, kapan2 ke sana deh keren banget Mbak Farida

      Hapus
  10. Wah cepat banget nulisnya..saluut..rumahmu kalau malam masih adem ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selak ketimpa pendingan yang lain Mbak, hihihi. Iyes banget adim...

      Hapus
  11. Aku belum nuliiis hihi kumpulin tenaga sek..

    BalasHapus
  12. Nyampe candi perwaranya juga gak mbak? Disana pemandangannya bagus juga lho

    BalasHapus
  13. kangen ke Gedongsongo, terakhir ke sana waktu hamil Hasna baru 3 bulan, double date sama sahabatnya suami, jalan ke gedong songo sampai atas :D
    sekarang udah jauh lebih oke ya Mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wew, aku juga kangen banget sampai atas Mbak. Udah beda dan lebih keren dari sebelumnya Mbak

      Hapus
  14. Terimakasih kunjungannya ke Candi Gedongsongo, Mbak Sayyy.. Terimakasih jg atas partisipasinya yg luar biasa dlm kegiatan One Day Tour bersama Blogger Millenial..Smoga kita bs bertemu dan bekerjasama lg dlm kegiatan lainnya.. Maturnuwun..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sami-sami Bu. Hepi dan menyenangkan banget, insyaallah ya Bu :) Ditunggu di destinasi wisata berikutnya :)

      Hapus
  15. Jozzz dahhh postingane mbakk..mergo cedak ngumah sering2 mrunuw hehehe

    BalasHapus
  16. Jozzz dahhh postingane mbakk..mergo cedak ngumah sering2 mrunuw hehehe

    BalasHapus
  17. Tirami Widyawati4 Desember 2018 20.35

    Wah, gerimis, hujan, kabut, pasti dingin banget itu mba. Jangan lupa bawa jaket mba biar nggak masuk angin. hihihi

    BalasHapus
  18. Piknik ke Candi Gedong Songo Iki memang tak pernah ada bosannya, udara yang sejuk-sejuk manja dan pemandangan yang sangat indah membuatku tak ingin segera pulang.

    BalasHapus
  19. Kira2 pada tahu nggak ya untuk candi 6789 nya?

    BalasHapus