Rabu, 05 Desember 2018

Ayunan Langit Wisata Gumuk Reco, Sepakung, Banyubiru, Membuatmu Ingin Kembali


Ayunan Langit  Wisata Gumuk Reco, Sepakung, Banyubiru,
Membuatmu Ingin Kembali

Halo Sobat, semoga masih setia nongkrong di sini. Bisa ditemani secangkir kopi dan teh manis. Atau hanya tiduran santai sambil pegang ponsel.

Petualangan belum berakhir, Sob. Masih ada satu destinasi wisata yang kami kunjungi. Dan tentunya masih dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang dan 15 Blogger Milenial. Yang dituju adalah Wisata Gumuk Reco Sepakung, Banyubiru, Jawa Tengah. Jalan yang dilewati nggak melewati jalan utama. Karena kami berangkat dari rumah Pak Kadus Sepakung. 

Ayunan langit dan Ami (By: @rudi_duri)
 

Perjalanan dimulai pukul 14.00 WIB menggunakan anggunpari (angkutan gunung pariwisata). Mendung menggelayut. Tiap mendung gini aku jadi melow, deh. Antara sedih, senang tapi juga gimana gitu yak… Cuaca yang bikin terasa syahdu dan aku suka banget.

Menghirup udara sepuas-puasnya, mengeluarkan perlahan. Kisah tentang mendung, kabut memang nggak ada habisnya.

Jalannya masih seperti tadi, berkelok, tanjakan, turunan dan pemandangan tetap saja keren meskipun agak terutup kabut. Nggak kurang setengah jam kami sampai di lokasi wisata Gumuk Reco. Gerimis mulai turun. Ah, mengingatkanku padamu lagi, uhuks…^tisu mana tisu?

Pintu masuk Gumuk Reco (Dok. pribadi)
 
Tiket masuk masih angat terjangkau 5 ribu saja. Masuk disuguhi gerbang gimbal. Berupa gapura dari ranting dan daun yang unik.

Gerbang gimbal (Dok. pribadi)
 
Jalanan menuju wisata rasanya sudah syahdu, membumi banget. Alami dan kanan kiri pepohonan tinggi bikin suasana keren pol.

Pepohonan tinggi menunggu kita (Dok. pribadi)
 
Ada beberapa tempat untuk foto yang menarik di sana. Pokoknya instagramable banget. Sayangnya ada beberapa terkunci. Yang bisa adalah ayunan langit. Sob, ini ayunan tinggi parah. Bawahnya jurang dan uwow deh. Aku nggak punya nyali untuk mencobanya. Hanya dengan bayar 10 ribu saja Sobat bisa naik ayunan yang butuh uji nyali yang kuat ini.

Dan Mbak Tirami salah satu yang berani mencobanya. Ngeri tapi penasaran, bukan? 

Ada pula sarang burung yang sempat heboh di dunia maya. Bikin yang lihat penasaran ingin datang ke Gumuk Reco ini. Sobat bisa foto sepuasnya. Kalau rame ya harus antri ya.


Sarang burung guys ea...


Tempatnya unik
  
Pemandangan di bawah keren lho

Atau mau ke jembatan cinta?


Ada pereng yang keren pemandangannya di dekat sana. Buat yang hobi climbing, suatu saat pasti pingin naik ke tebing situ lho.

Intip-intip yang suka climbing mana suaranya?
Hujan makin menggila saja bersama angin kencang. Kami nongkrong di tempat peristirahatan di tengah area wisata. Sambil ngobrol dan menikmati dingin. Tempias air hujan bikin baah kuyub, Sob. Tapi sangat menyenangkan. Bersama kisah tentang Gumuk Reco ini. 
 
Gumuk Reco (Dok. pribadi)

Konon, kata Bapak Rumadi yang mendampingi kami ada kisah di balik Gumuk Reco. Dulu ada seorang sakti mandraguna yang ingin membuat reco (patung) menggunakan gumuk yang lumayan besar. Untunglah ketahuan warga dan nggak berhasil pembuatannya guys.

Semoga gue ketemu Bon Jovi wikikik...

Hujan sedikit mereda, akhirnya kami cuzz balik lagi ke tempat Pak kadus, untuk sholat ashar dan kembali ke rumah masing-masing. Kenangan tak terlupa ya guys. Sepakung bikin ingin kembali lagi nih. Meski basah kuyup nggak karuan lagi hihihi.


Yesy!! Anggunpari mo belok susah (Dok. pribadi)

Gumuk Reco (Dok. pribadi)
 
Terimakasih Sepakung, aku bakal kembali lagi. Warganya yang super ramah dan betapa akrab walau baru kenal. Terimakasih Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang yang telah mengajak Kami, teman dan sahabat baru para blogger Jawa Tengah. Serta Mbak Hany Panjaitan dengan foto-foto ciamiknya.

Kehilangan tak akan pernah tergantikan
 Sahabat baru dan tempat baru adalah rejeki terdahsyat yang pernah ada

Baca juga:

16 komentar:

  1. aku juga pengen balik maneh ke sini Mba, belum puas nih apalagi diguyur hujan hiks pengen lagi dan lagi

    BalasHapus
  2. Deg deg splash..mungkin kudu bayar dulu ya baru dibukain kuncinya kemarin itu hihi lagian kita kesorean..

    BalasHapus
  3. serem juga ya ayunan langitnya, bawahnya jurang, di bayar 100 ribu kayaknya gak mau buat naik itu, tapi kalo 100 juta pasti mau :D

    BalasHapus
  4. Sering lihat tempat ini di instagram mbak. Bagus juga ya ternyata setelah baca reviewnya disini. Kapan2 mau kesini sama keluarga deh buat liburan akhir tahuuun

    BalasHapus
  5. Udah sering liat fotonya di sosmed, pengen banget deh kesana tp ga yakin juga di brani ga nyobain ayunannya

    BalasHapus
  6. Kalo lihat tebing tinggi, jadi ingat jaman muda suka turun tebing. Sekarang kayaknya udah ciut nyalinya, hihii

    Aku belum pernah ke Gumuk Reco, mba. Kemarin diajakin event ini gak bisa karena sedang banyak PR

    BalasHapus
  7. Aku belum pernah kesini, asyik buat hiking trekking disini ya :)

    BalasHapus
  8. Wah viewnya keren ya..temenku ada yang pernah kesini awal tahun dan foyonya bikin mupeng...

    BalasHapus
  9. Wah lucu2 ya spot selfienya. Itu anakku pasti suka deh sama ayunan langit

    BalasHapus
  10. Sempat liat video ttg Gumuk Reco ini jadi pemenang buat lomba vlog kab. Smrg...aku jadi penasaran ingin main ke sini

    BalasHapus
  11. Tiket masuknya yang murah meriah, pastinya akan menjadi daya tarik orang untuk berkunjung kesana.

    BalasHapus
  12. Terimakasih atas kunjunganya....

    BalasHapus
  13. Aku penasaran banget sama ayunannya mba. Udah ngajak temenku blm ada yg sempet kesana nihh

    BalasHapus
  14. itu tebingnya kece,, agak2 mirip tebing di harau, mantep buat rock climbing..

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
  15. Musim hujan gini harus tetap hati-hati, karena jalanan menjadi licin dan sulit untuk dikendalikan.. semoga selamat sampai tujuan dan bisa kembali pulang kerumah menulis certanya kembali

    BalasHapus