Rabu, 23 Agustus 2017

Siapa Penulis Favoritmu? Kalau Aku…



Siapa Penulis Favoritmu? Kalau Aku…

Dear Sob. Bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat bahagia ya.

Kocokan ke 9 Arisan Blog Gandjel Rel sudah jatuh 10 hari yang lalu. Beruntunglah aku dan Mbak Muslifa Asleani yang mendapatkannya. Rasanya senang sekali, akhirnya dapat juga setelah sekian lama deg-deg plas ^kayak menang arisan kampong, deh.

Kemarin, kocokan ke 10 dimulai. Dua orang yang narik yaitu Mbak Dani Ristyawati dan Mbak Irfa Hudaya. Dengan tema yang bikin dahiku mengernyit. Karena saling banyaknya yang kusuai. Tema yang dipilih keduanya tentang penulis favorit. 




Sebetulnya sih tak perlu mengernyitkan dahi, karena selama ini aku juga suka membaca. Yang membingungkan, saking banyaknya penulis yang kusukai. Tak mungkin juga kutulis semua kali ya…

Btw, btw, setelah melalui pemikiran yang panjang, sampai lembur dan nggak tidur semalaman ^tsaahhh. Kupilihlah 2 orang penulis yang menjadi favoritku. Eng ing eng:

1.    Enid Blyton
Jangan bosan ya, Sob. Entah kenapa aku begitu mengidolakan penulis ini. Walau sudah hidup nun jauh dari negeri tercinta ini dan sudah almarhum. Ceritanya mungkin versi jadul. Tapi ya begitulah, dari dialah aku punya beragam imajinasi.

Enid Mary Blyton seorang berkebangsaan Inggris yang meninggal saat berusia 71 tahun. Dia merupakan penulis anak yang saat terkenal pada masanya. Bahkan jamanku dan sekarang ini.

Buku-buku hasil karangannya ^entah sudah cetakan yang keberapa masih nangkring di berbagai toko buku terbesar di Indonesia. Selain Indonesia, hasil karya tulisannya sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa asing di seluruh dunia.

Serial yang sangat terkenal diantaranya adalah Lima Sekawan, Sapta Siaga, serta Pasukan Mau Tahu dan masih banyak lagi.

Tentu saja serial yang paling kusuka adalah Lima Sekawan. Semua tokohnya sudah kuhapal, baik penampakan, karakter juga tindak tanduk nekad yang mereka lakukan saat berpetualang  menghadapi beragam rintangan.

Kalau ditanya kenapa sih lo suka sekali Enid Blyton?
Ini bingung juga mejawabnya. Yah, aku suka cerita petualangan dan misteri. Walau penakutnya setengah mati. Saat membaca cerita karya Enid Blyton ini, selalu deh serasa ikut berpetualangan di dalamnya.

Karena:
-          Cerita dengan setting  luar. Tentunya beda dengan setting di sini. Ini yang bikin unik, sehingga tidak membosankan.

-          Nama-nama tokoh yang menarik. Namanya kadang susah banget buat dieja. Bikin gemas saat membaca. Btw, itulah yang bikin aku suka, karena ya itu tadi, kembali ke poin sebelumnya, tidak membosankan.


-          Antara nama tokoh dan karakter pas sekali. Misalnya George di Lima Sekawan. Si tomboy yang sangat pemberani dan kurang berpikir panjang dalam menyimplkan ataupun melakukan tindakan. Padahal nama aslinya Georgina. Dia tak suka dipanggil dengan nama panjangnya.

-          Ceritanya tak tertebak. Wah, ini yang bikin seru. Selama ini, walau aku suka menulis, aku belum bisa nulis secetar karyanya. Hehehe.

Baca juga:



2.    Cak Nun
Sebetulnya tak banyak buku yang kubaca hasil karya Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib. Tapi di beberapa media, banyak hasil tulisannya yang bikin berdecak kagum. Mulai dari bahasanya yang santai tapi jleb, hingga kritiknya yang menggelitik.

Uniknya selalu bikin ketawa gitu, loh. Di acara TV Menek Blimbing, aku sering mendengarkan tausiahnya yang keren habis. Mengajak nggak dengan memaksa. Bahasannya yang susah, berat, ribet, diungkapkan beliau dengan santai, lucu dan menarik.

Wajar sekali yang datang di tiap tausaiahnya anak muda yang gaul. Tak hanya orang tua saja.

Pokoknya, wawasanku makin tebuka lebar dengan karyanya. Tapi nggak bikin pusing dan seringnya sih bikin ngakak tanpa mengurangi luar biasanya beliau mengolah kata. Bagiku beliau sangat inspiratif.

Begitulah, Sob, salah dua penulis yang aku sukai. Masih banyak lagi sebetulnya. Kalau di Bobo dulu waktu kecil, aku suka sekali degnan karya Ninette (sepertinya nama pena). Di Majalah Hai aku suka Lupus karya Hilman Hariwijaya, novel Tere Liye. Di Majalah Anita Cemerlang suka banget sama cerpennya Donatus A. Nugroho. Penulis Trio Detektif Alfred H, dan masih banyak lagi yang lain.

Dari membaca karya-karya mereka, imajinasiku makin liar kemana-mana. Semangat nulis yang masih naik turun lebih bisa ter-update terus, hehehe.

Siapa penulis favoritmu, Sob?

18 komentar:

  1. Wah pak suamiku juga hobi koleksi bukune caknun mb, kemaren aja beli 4, baru diwaos 1 hahahha
    Klo enyd blyton emang legend banget, aku malah suka cover vintagenya ketimbang cetakan terbaru

    BalasHapus
  2. Tere Liye nggak pernah mengecewakan mbak :D

    BalasHapus
  3. Donatus A Nugroho di Anita Cemerlang, kalau di Aneka Yess aku suka tulisan Inun'NA. keknya nama pena. Penasaran banget sama beliaunya.

    BalasHapus
  4. Enid Bylton kayaknya kesukaan setiap anak yg suka baca, mba. Aku juga, tapi ada lagi yang lainnya, hehee...Rahasia ah 😁

    BalasHapus
  5. Agak susah dijawab tentang penulis favorit. Sebab, misalnya begini, saya suka karl may setelah baca Winnetou. Tapi mungkin bila ada buku karl may lain, belum tentu saya baca dg semangat spt waktu baca winnetou.
    Saya juga suka charles dickens karena Oliver Twist, tapi karya Dickens yang lain, meskipun ada satu bukunya di rumah, sampai sekarang blm saya baca. :)

    BalasHapus
  6. Aku penasaran sama lima sekawan jadinya mbak, aku pernah bacanya buku tere liye dan majalah bobo aja 😀

    BalasHapus
  7. Saya pembaca setia Lima Sekawan juga, Mbak..

    Kalau Cak Nun, saya suka artikel pendeknya di media. Beli buku Markesot Bertutur punya Cak Nun, keteteran saya bacanya..tinggi ilmunya..hahaha

    BalasHapus
  8. Enid blyton emang ga ada matinya. Semua karyanya aku ngefans banget

    BalasHapus
  9. aku siapa y mba?masih belum bisa jatuhkan pilihan niy karena aku baca buku lebih kepada temanya masuk atau ga urusan siapa penulisnya aku belum bisa mutusin *eaaa

    BalasHapus
  10. aku pernah lihat buku 5 sekawan kak, tapi belum pernah baca dan baru tahu juga nama penulisnya..
    Yg akhiran kakak sebut baru aku tahu, he.. seperti penulis lupus dan tere liye.. ^^

    BalasHapus
  11. Iyah setujuuuuu
    itu dari empat sampe jadi lima sekawan
    sama serial anakbadung dan asrama santaclaire
    favoriteee wmang :)

    BalasHapus
  12. Sayang sekali, waktu masih kecil saya belum kenal (tepatnya nggak ada yang mengenalkan ke saya) karya Enid Blyton :(

    BalasHapus
  13. Favorit saya Tere Liye, haha... Quote2nya super kecehh. Kalau Cak Nun saya belum pernah baca bukunya, cuma suka dg komen beliau ttg sedekah itu bukan berharap diganti lebih. "Kalau mau kaya ya bekerja." Kurang lebih begini.

    BalasHapus
  14. Saya Ayu Utami, Dewi 'Dee' Lestari....,

    BalasHapus
  15. Tere liye... yess, tosss mbaaa.. aku jg suka

    BalasHapus
  16. Wah ternyata banyak yang jatuh cinta sama karya-karya Enid ya...

    BalasHapus
  17. Ah iyaaa...bener, Cak Nun aku juga suka tulisannya. Tanpa basa-basi dan penuh unsur humanisme. Membumi banget ya dia ini.

    Kalau penulis favoritku John Grisham, Mba, meski aku juga mengidolakan Enid Blyton. Klo Enid tuh legendaris lah pokoknya.

    BalasHapus
  18. Enyd Bylton, sepertinya adalah penulis fave kebanyakan anak dan remaja di suatu jaman ya. Hehehe..

    BalasHapus