Sabtu, 19 Agustus 2017

Cara Membuat Karak Rumahan, Gampang dan Enak



Cara Membuat Karak Rumahan, Gampang dan Enak

Dear Sob.

Masih lanjut menu yang kemarin nih, tentang gendar pecel istimewa.
Sudah baca belum postingannya?
Kalau belum, monggo meluncur ke sini dulu ya:


Kita bisa buat gendar dari sisa nasi keseharian. Bisa dimakan ditambahkan pecel.
Sisa gendar ini tentu saja makin mengeras kalau sudah hamper 12 jam. Tapi eits.. jangan dibuang dulu. Kita bisa membuatnya menjadi camilan ringan di sore hari, atau menjadi teman makan soto yang super lezat.

Yes, kita bakal membuatnya menjadi kerupuk karak.
Tahu karak? Orang Solo, Salatiga dan Boyolali pasti tahu kerupuk karak ini. Di pasar tradisional mereka, banyak sekali orang yang berjualan karak dengan beragam ukuran baik besar atau kecil. Karak ini rasanya renyah dan bikin lidah bergoyang.

Baca juga:

Bisa jadi di pasar daerah kita tak menemukan kerupuk karak ini. Misalpun ada, rasa dan kriuknya tak sesuai harapan. Tapi jangan khawatir. Kita bisa membuatnya sendiri dengan mudah.

Caranya, kita buat gendar seperti postingan sebelumnya. Bisa cek di paragraf awal.
Adonan gendar yang sudah dingin akan makin mudah untuk diiris dan nggak hancur. Potong tipis-tipis. Siapkan tampah, kita taruh dengan rapi di atas tampah agar bisa muat banyak. Hasilnya seperi gambar di bawah ini:

 
Mumpung musim kemarau, kita jemur gendar yang sudah di tampah ini sampai kering. Di desaku yang rawan hujan, biasanya kering dalam 3 hari. Kalau di tempat Sobat panas, sehari sudah bisa kering.

Gendar yang sudah kering ini tinggal kita goreng dalam minyak yang mendidih. Sampai kekuningan, angkat dan tiriskan.
Hasilnya:

Kerupuk Gendar

Karak rumahan yang sangat mudah dibuatpun tinggal disantap. Anakku paling suka dicocol dengan saos sambal pedas, keponakanku biasanya dimakan bersama sayur sup, bapakku sih sukanya dimakan bersama soto. Nah loh, kalau Sobat?

Selamat mencoba…

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia

4 komentar:

  1. Wah klo tempatku yg jago bikin legendar bumer ni, rasanya emang khas ngangenin kampung hlmn klo uda ada gendar..tp biasanya abis takcemilin ketimbang buat lawuh

    BalasHapus
  2. Ini sama seperti kerupuk nasi ya mbak? Aku baru dengar yang namanya gendar sama kerupuk karak hehe

    Salam kenal mbak dari Pekanbaru, Riau :D

    BalasHapus
  3. woaaaaa, boleh dicoba banget ini.. sepertinya kalau dijemur di Pekanbaru bisa kering setengah hari itu ya mbak

    BalasHapus